CEL.XXIII.02.439

Nothing’s impossible, Impossible’s nothing

Penghitungan Triangulasi (Interseksi)

Posted by Ardy Prasetyo on March 29, 2008

Metode penghitungan koordinat yang disurvey menggunakan metode triangulasi.

Penghitungan Dari Pengukuran Chamber
Secara Triangulasi (Interseksi)

Stasiun 1,2,3 dan seterusnya dapat diketahui dengan penghitungan normal.
Koordinat titik 1 adalah (X1, Y1)
Koordinat titik 2 adalah (X2, Y2)

Titik A (XA, YA) adalah stasiun yang dicari koordinatnya, yang merupakan perpotongan azimuth (pembacaan compass) dari stasiun 1 ke A dan dari stasiun 2 ke A

maka rumus untuk memperoleh koordinat A adalah:

YA=((X2-X1)+Y1.tg.az1A-Y2.tgaz2A)/(tg.az1A-tg.az2A)
XA=X1+(YA-Y1)tg.az1A

dimana:
az1A adalah azimuth (pembacaan kompas) dari stasiun 1 ke A
az2A adalah azimuth (pembacaan kompas) dari stasiun 2 ke A

(Widjanarko, Sunu.2007.Survei dan Pemetaan.http://subterra.web.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: