CEL.XXIII.02.439

Nothing’s impossible, Impossible’s nothing

Introduksi Speleologi

Posted by Ardy Prasetyo on March 29, 2008

Kata speleology berasal dari bahasa Yunani, yaitu spelaion = gua, dan logos = ilmu.

Begitu banyak definisi dari arti kata speleologi. Berikut ini adalah beberapa diantaranya:

  • Spelology is the science of the cave environment and treats both its physical and biological aspects. (Moore  G.W. 1928)
  • Speleology is the scientific study of caves; it is a science in which all the other scientific disciplines are in some aspects applicable to caves or their contents. (Ford T.D & Cullingford C.H.D 1976)
  • Speleology is the scientific study of caves and other karst features, their make-up, structure, physical properties, history, life forms, and the processes by which they form (speleogenesis) and change over time (speleomorphology). The term speleology is also sometimes applied to the recreational activity of exploring caves, but this is more properly known as caving, spelunking or potholing. Speleology and caving are often connected, as the physical skills required for in situ study are the same. (Wikipedia)
  • Speleology is the study of caves and their contents. The exploration, description and study of caves and related phenomena. (http://home.mira.net/~gnb/caving/glossary/S.html )
  • Speleology is the scientific study or exploration of caves (http://www.merriam-webster.com/dictionary/speleological )

 

Speleologi, seperti umumnya ilmu pengetahuan lain, dimulai dari amatir yang dengan sepenuh hati melakukan pengamatan terhadap hal-hal yang menarik hati mereka, kemudian membuat rekaman-rekaman. Lalu, akhirnya dengan berjalannya waktu menjadi sebuah ilmu tersendiri. Saat ini, speleologi berkembang sebagai akibat dari persinggungan mutualisme antara amatir dan ilmuwan profesional yang memiliki ketertarikan dan kepedulian yang sama terhadap gua.

Spelologi, sebagian besar terdiri dari cabang-cabang riset dan ilmu dasar dari geologi dan biologi, yaitu kimia, meteorology, dan ilmu tanah. Karena keterlibatan satu sama lain dari cabang ilmu yang berlainan tersebut, maka sekarang ini setiap cabang ilmu yang melakukan penelitian terhadap subyek tertentu di dalam gua, seyogyanya dilakukan dengan ahli ilmu lain yang terkait untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Seorang ahli biologi gua telah menemukan spesies di salah gua di karst Jawa Barat. Spesies yang sama tersebut ditemukan lagi di karst Jawa Timur. Sementara spesies tersebut tidak ditemukan di karst kabupaten Gunung Kidul. Bagaimana mungkin? Kawasan karst tersebut dipisahkan oleh berbagai struktur geologi yang lain. Seorang ahli geologi mungkin bisa menerangkan hal tersebut.

Bagaimana cara ahli arkeologi menerjemahkan hubungan masa lalu antara penghuni gua yang satu dengan yang lain berdasar temuan-temuan hasil penggalian? Para ahli Sistem Informasi Geografi dapat membantu usaha itu.

 (Widjanarko, Sunu.2007.Speleologi dan Karstografi.http://subterra.web.id)

One Response to “Introduksi Speleologi”

  1. joshden said

    mau liat video-video super lucu kreasi anak bangsat,eh bangsa, kunjungi neh !!!!!
    http://www.videolucu.co.cc

    mau beli ratusa ebook dengan harga super murah,bisa dijual kembali +dapat 1 website keren untuk menjual produk kita tsb,jg anda berkesempatan jadi pemasar lwat internet yg handal dan cepat bayak uang,kunjungi situs ini.anda juga dapat bonus puluhan software top,dan scrip2 bermutu tinggi !!!!!
    http://www.mybuku.co.cc

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: