CEL.XXIII.02.439

Nothing’s impossible, Impossible’s nothing

Delapan Kesalahan dalam Mengubah Karir

Posted by Ardy Prasetyo on March 21, 2008

Berganti karier sesungguhnya tak semudah membalik telapak tangan. Separuh dari mereka yang pernah memutuskan untuk menggubah karier yang mereka jalani, ternyata gagal mendapatkan tempat mengembangkan karier yang baru alias menjadi pengangguran.

Karenanya jangan tergesa-gesa untuk memutuskan mengubah karier Anda. Kalaupun pilihan untuk mengubah karier memang harus dilakukan, maka cermatlah membuat strategi baru yang akan Anda gunakan untuk mendapatkan tempat mengembangkan karier yang baru.

Lepas dari bagaimana Anda merancang strategi mengembangkan karier baru Anda, Barbara Reinhold, Director of Career and Executive Development di Smith College, Northampton, Massachusset, menyarankan agar Anda berhati-hati. Setidaknya, saran Barbara, jangan pernah Anda melakukan 8 kesalahan yang disebutnya sebagai yang terburuk yang membuat mereka yang awalnya berniat mengubah karier malah kehilangan kariernya sama sekali.

1. Jangan mencari pekerjaan di bidang lain tanpa Anda melakukan introspeksi diri secara intensif sebelumnya. Tidak ada tindakan yang lebih bodoh daripada melompat ke pekerjaan lain tanpa lebih dulu menimbangkanya secara matang. Pastikan bahwa Anda tak akan hijrah ke lapangan pekerjaan baru tanpa Anda tahu bahwa pekerjaan itu mungkin bisa membuat Anda lebih miskin dari sebelumnya.

2. Jangan pernah Anda mencari tempat yang basah, tanpa Anda tahu bahwa mereka juga melihat Anda sebagai sebuah calon yang sesuai. Jangan pula Anda terjebak pada anggapan bahwa tempat bekerja Anda yang baru akan cocok, hanya dengan melihat kemungkinannya secara sekilas. Orang akan selalu menguji Anda untuk melakukan pekerjaan setara dengan apa yang mereka inginkan sebelum benar-benar mempekerjakan Anda. Jadi, tetaplah pertimbangkan secara masak pilihan-pilihan untuk mengubah karirr ke tempat baru yang kelihatannya menyenangkan. Pastikan bahwa Anda memutuskan sesuatu karena Anda tahu konsekuensinya dan memang ingin melakukannya.

3. Jangan masuki lapangan pekerjaan baru hanya karena Anda melihat saudara atau teman Anda ternyata mampu menjalaninya. Carilah sebanyak mungkin informasi tentang lapangan pekerjaan baru itu, jaringannya, kemungkinan karir Anda berkembang di sana, sebelum Anda benar-benar memasukinya. Jika perlu, Anda bisa saja mendatangi mereka yang pernah bekerja di sana, untuk mencari tahu lebih dalam tentang apa dan bagaimana sesungguhnya lapangan pekerjaan baru yang akan Anda masuki itu.

4. Jangan tergesa-gesa memutuskan suatu kemungkinan, meskipun Anda cukup tahu informasi tentang itu sebelumnya. Cobalah timbang lagi, apakah kemungkinan yang Anda bayangkan itu benar-benar akan berjalan sesuai yang Anda bayangkan. Jika perlu, cobalah membuat self-assessment mengenai berbagai pengalaman dan keberhasilan mengembangkan di tempat baru yang Anda minati.

5. Jangan pernah gunakan uang sebagai salah satu faktor Anda untuk mengambil keputusan mengubah karier Anda. Di dunia ini, tak ada orang yang pernah merasa cukup, meski sudah bergelimang uang dan karenanya uang seharusnya bukan faktor yang paling menentukan. Kepuasan dan kenyamanan bekerja serta tekanan mental yang mungkin bisa menimpa Anda, jauh lebih penting Anda gunakan sebagai faktor yang menentukan untuk mengubah karier dan memasuki tempat mengembangkan karier yang baru.

6. Jangan pernah menempatkan kepuasan Anda pribadi sebagai satu-satunya hal yang membuat Anda memutuskan untuk mengubah karier. Cobalah sesekali menoleh ke sisi lain, misalnya mempertimbangkan keluarga atau sahabat. Mintalah mereka memberikan pendapat tentang rencana Anda. Dengan begitu, mungkin Anda malah akan mendapatkan bahan pertimbangan yang sangat lengkap dan 90 persen peluang bisa membuat Anda berhasil di tempat yang baru.

7. Jangan pernah memutuskan kembali ke sekolah untuk mengembangkan diri, sebelum Anda melakukan tes kemampuan Anda di tempat kerja yang baru. Jangan pernah Anda merasa tua untuk mengambil menimba pengalaman bekerja–bahkan sebagaui relawan–di tempat kerja yang baru.

8. Jangan pernah berpikir bahwa segala sesuatu bisa berubah hanya dalam semalam. Paling tidak, Anda perlu waktu sedikitnya enam bulan untuk menimbang secara matang sebelum Anda benar-benar memutuskan mengubah karier Anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: