CEL.XXIII.02.439

Nothing’s impossible, Impossible’s nothing

Pemanfaatan Energi Ombak Sebagai Pembangkit Tenaga Listrik

Posted by Ardy Prasetyo on March 20, 2008

foto berita artikelUntuk bisa melangsungkan hidupnya, manusia harus berusaha memanfaatkan sumber daya hayati yang ada di bumi ini dengan sebaik-baiknya. Akan tetapi penggunaan tersebut haruslah mempunyai tujuan yang positif yang nantinya tidak akan membahayakan manusia itu sendiri.

Kenyataanya, Indonesia memiliki garis pantai terpanjang kedua setelah Norwegia. Sayangnya potensi energi pantai yang ada belum banyak dimanfaatkan. Masalah yang terjadi dalam kebutuhan manusia adalah kesenjangan antara kebutuhan hidup serta persediaan energi. Seperti saat ini kebutuhan akan minyak semakin turun, dikhawatirkan 5 tahun mendatang kebutuhan akan energi akan habis, lalu bagaimana dengan nasib anak cucu kita nanti? Oleh karena itu perlu adanya pemanfaatan energi sumber daya hayati yang perlu dikembangkan saat ini.

Sumber daya hayati yang ada di planet bumi ini salah satunya adalah lautan. Selain mendominasi wilayah di bumi ini, laut juga mempunyai banyak potensi pangan (beranekaragam spesies ikan dan tanaman laut) dan potensi sebagai sumber energi. Energi yang ada di laut ada 3 macam, yaitu: energi ombak, energi pasang surut dan energi panas laut.

Salah satu energi di laut tersebut adalah energi ombak. Sebenarnya ombak merupakan sumber energi yang cukup besar. Ombak merupakan gerakan air laut yang turun-naik atau bergulung-gulung. Energi ombak adalah energi alternatif yang dibangkitkan melalui efek gerakan tekanan udara akibat fluktuasi pergerakan gelombang.

Energi ombak dapat digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik, seperti saat ini telah didirikan sebuah Pembangkit Listrik Bertenaga Ombak (PLTO) di Yogyakarta, yaitu model Oscillating Water Column. Tujuan didirikannya PLTO ini adalah untuk memberikan model sumber energi alternatif yang ketersediaan sumbernya cukup melimpah di wilayah perairan pantai Indonesia. Model ini menunjukan tingkat efisiensi energi yang dihasilkan dan parameter-parameter minimal hiroosenografi yang layak, baik itu secara teknis maupun ekonomis untuk melakukan konversi energi.

Dalam PLTO ini proses masuk dan keluarnya aliran ombak pada suatu ruangan tertentu (khusus) dapat menyebabkan terdorongnya udara keluar dan masuk melalui sebuah saluran di atas ruang khusus tersebut. Apabila diletakkan sebuah turbin di ujung saluran tersebut, maka aliran udara yang keluar masuk akan memutar turbin yang menggerakkan generator. Kelemahan dari model ini adalah aliran keluar masuk udara dapat menimbulkan kebisingan, akan tetapi karena aliran ombak sudah cukup bising umumnya ini tidak menjadi masalah besar.

Selain model Oscillating Water Column, ada beberapa perusahaan & lembaga lainnya yang mengembangkan model yang berbeda untuk memanfaatkan ombak sebagai penghasil energi listrik, antara lain:

  1. Ocean Power Delivery; perusahaan ini mendesain tabung-tabung yang sekilas terlihat seperti ular mengambang di permukaan laut (dengan sebutan Pelamis) sebagai penghasil listrik. Setiap tabung memiliki panjang sekitar 122 meter dan terbagi menjadi empat segmen. Setiap ombak yang melalui alat ini akan menyebabkan tabung silinder tersebut bergerak secara vertikal maupun lateral. Gerakan yang ditimbulkan akan mendorong piston diantara tiap sambungan segmen yang selanjutnya memompa cairan hidrolik bertekanan melalui sebuah motor untuk menggerakkan generator listrik. Supaya tidak ikut terbawa arus, setiap tabung ditahan di dasar laut menggunakan jangkar khusus.
  2. Renewable Energy Holdings; ide mereka untuk menghasilkan listrik dari tenaga ombak menggunakan peralatan yang dipasang di dasar laut dekat tepi pantai sedikit mirip dengan Pelamis. Prinsipnya menggunakan gerakan naik turun dari ombak untuk menggerakkan piston yang bergerak naik turun pula di dalam sebuah silinder. Gerakan dari piston tersebut selanjutnya digunakan untuk mendorong air laut guna memutar turbin.
  3. SRI International; konsepnya menggunakan sejenis plastik khusus bernama elastomer dielektrik yang bereaksi terhadap listrik. Ketika listrik dialirkan melalui elastomer tersebut, elastomer akan meregang dan terkompresi bergantian. Sebaliknya jika elastomer tersebut dikompresi atau diregangkan, maka energi listrik pun timbul. Berdasarkan konsep tersebut idenya ialah menghubungkan sebuah pelampung dengan elastomer yang terikat di dasar laut. Ketika pelampung diombang-ambingkan oleh ombak, maka regangan maupun tahanan yang dialami elastomer akan menghasilkan listrik.
  4. BioPower Systems; perusahaan inovatif ini mengembangkan sirip-ekor-ikan-hiu buatan dan rumput laut mekanik untuk menangkap energi dari ombak. Idenya bermula dari pemikiran sederhana bahwa sistem yang berfungsi paling baik di laut tentunya adalah sistem yang telah ada disana selama beribu-ribu tahun lamanya. Ketika arus ombak menggoyang sirip ekor mekanik dari samping ke samping sebuah kotak gir akan mengubah gerakan osilasi tersebut menjadi gerakan searah yang menggerakkan sebuah generator magnetik. Rumput laut mekaniknya pun bekerja dengan cara yang sama, yaitu dengan menangkap arus ombak di permukaan laut dan menggunakan generator yang serupa untuk merubah pergerakan laut menjadi listrik.

Keterangan Artikel

Gambar kiri (1): Pelamis Wave Energy Converters dari Ocean Power Delivery. Gambar tengah (2): Rumput laut mekanik yang disebut juga Biowave. Gambar kanan (3): Sirip ekor ikan hiu buatan yang disebut Biostream.

Namun kekurangan dalam pemanfaatan energi ombak sebagai pembangkit listrik ini adalah

  1. Bergantung pada ombak; kadang dapat energi, kadang pula tidak,
  2. Perlu menemukan lokasi yang sesuai dimana ombaknya kuat dan muncul secara konsisten. Akan tetapi jika kita memanfaatkan energy ini maka kelebihan yang kita dapatkan adalah energi bisa diperoleh secara gratis, tidak butuh bahan bakar, tidak menghasilkan limbah, mudah dioperasikan dan biaya perawatan rendah, serta dapat menghasilkan energi dalam jumlah yang memadai.

Oleh karena itu mengingat potensi yang telah dmiliki oleh  ombak begitu besar, maka sebaiknya mulai sekarang kita perlu memanfaatkan energi ombak ini sebagai pembangkit tenaga listrik guna memenuhi kebutuhan akan energy listrik di hari mendatang, dengan mengembangkan model tersebut di seluruh pesisir pantai Indonesia.

Oleh: Iftitah Nafika
Penulis adalah mahasiswa jurusan biologi FMIPA Universitas Negeri Malang (UM)

14 Responses to “Pemanfaatan Energi Ombak Sebagai Pembangkit Tenaga Listrik”

  1. infogue said

    Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersediaa plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
    http://www.infogue.com
    http://energi.infogue.com/pemanfaatan_energi_ombak_sebagai_pembangkit_tenaga_listrik

  2. Burhan said

    Salam kenal,
    Bagus juga kajian blognya,
    Mudah-mudahan ada komunitas lain yang peduli dengan teknologi energi terbarukan, walaupun untuk saat ini masih dalam tahap-try end error-, mencoba dan salah. Hidup adalah perjuangan menghadapi resiko apapun…!!!
    Tapi kita semua berharap agar energi fosil dapat dikurangi, mengingat cadangan sumber daya mineral tersebut yang akan terbatas sebanding dengan peningkatan jumlah penduduk dan konsumsi bahan bakar masa datang.
    Semoga tulisan singkat ini memulai “kehidupan baru” peradaban manusia…amien

  3. BANI JZ said

    bagus sekali tentang artikel di atas. karena semakin lama di dunia ini energi fosil semakin sedikit dan lamakelamaan energi tersebut akan segera habis. dengan ditemukan pembangkit listrik tenaga ombak akan sangat membantu manusia dalam menghemat energi dari fosil. dan dengan ditemukannya teknologi terbarukan tersebut akan mengurangi pemakaian energi fosil dalam pemakaian untuk pembangkit listrik dimasa sekarang maupun yang akan datang.

  4. adit said

    Salah satu artikel terbaik yang berguna sebagai salah satu sumber pengetahuan yang bermanfaat dan mempunyai prospek di masa depan yang menjanjikan sebagai salah satu energi alternatif.mungkin lebih jelas dan detail jika dilengkapi dengan simulasi(bisa berupa flash media dll.)

  5. paijo said

    bisa minta tolong data yang lengkap dari PLTOnya Boss,ane mau buat jadi skripsee neh please……………

  6. giggle said

    gua juga nemu artikel ini sama persis di http://www.beritanet.com/Technology/ombak-pembangkit-tenaga-listrik.html

  7. BAIQUNI AKA SANJAYA said

    Ni Ide Briliant buat Gagasan gw….. gw pengen ngewujudin kereta api laut, dengan energi listrik yg digunakan berasal dari laut. Dengan begitu pemakaian Solar n Bensin bs ditekan sampai batas minimum. Dengan begitu, banyak pulau2 terpencil bisa saling terhubung, dan nantinya perekonomian mereka bisa meningkat….

  8. egha said

    mw nax…. tuh pembangkit kemampuannya berapa watt ya ?????

  9. Niken said

    makasi yia . ini blog nice bgt .
    bisa ngebuat bantuin ngerjain tugas nih ..🙂

  10. […] https://ardyprasetyo.wordpress.com/2008/03/20/pemanfaatan-energi-ombak-sebagai- pembangkit-tenaga-lis… […]

  11. Rider said

    Thks Ea,,,,,,,,,,,
    Dh nGebanTuin kTa BUat PR,,,,,,,,,,,,,,

  12. saya copy ya sebagai reverensi makalah

  13. Umi Devi said

    Baru tahu pemamfaatan ombak, terima kasih salam kenal ya😀

  14. Jual Container Office…

    […]Pemanfaatan Energi Ombak Sebagai Pembangkit Tenaga Listrik « CEL.XXIII.02.439[…]…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: