|
Holding, dalam dunia penerbangan berarti menunda approach. Penundaan ini bisa terjadi karena beberapa hal, seperti misalnya cuaca, emergency, ataupun juga dikarenakan bandara ditutup karena satu dan lain hal. Selain itu holding bisa juga terjadi karena pengaturan traffic yang padat di satu aerodrome.
Dalam penerbangan IFR, penting sekali bagi kita untuk mengerti apa dan bagaimana holding ini dilakukan, termasuk juga bagaimana memasuki suatu holding area atau yang disebut dengan entry holding. Ada 3 procedure entry yang berlaku di dunia penerbangan, yaitu teardrop entry, parallel entry dan juga direct entry. Selain procedure memasuki holding area, ada juga procedure holding yang dibagi menjadi 2 yaitu Standard Holding (right hand pattern) dan Non-standard holding (left hand pattern).
Ini adalah bagian-bagian dari holding area.
|

|
|
|
standard holding (belok kanan)
|
|
ENTRY HOLDING
Pertama-tama saya akan membahas satu-persatu mengenai holding ini dimulai dari procedure entry holding (memasuki holding).
Penting : Dalam melakukan entry holding, sangat penting untuk mengetahui OUTBOUND HOLDING TRACK. Outbound holding track ini akan menjadi acuan kita dalam melakukan entry holding procedure.
Teardrop Entry
Teardrop entry adalah procedure memasuki holding area dengan cara seperti membuat air mata (teardrop). Cara ini kita pakai apabila kita memasuki daerah holding dari arah yang berlawanan dengan holding procedure itu sendiri.

Garis hijau adalah cara kita memasuki holding area ini, dan garis biru adalah holding procedure seperti yang terdapat pada chart. Titik merah adalah titik holding fix kita.
Setelah kita overhead holding fix kita belok ke satu radial tertentu dengan rumus :
Outbound holding track – 30 degrees –> standard holding (right hand pattern)
atau
Outbound holding track + 30 degrees –> non-standard holding (left hand pattern)
Setelah kita belok ke heading tersebut, kita timing selama 60 detik dan lalu kita kanan (untuk standard holding) atau kiri (untuk non standard holding) untuk memasuki holding area.
Parallel Entry
Cara ini kita pakai apabila kita memasuki holding area dari arah yang juga berlawanan, tetapi dari arah yang berbeda dengan teardrop entry. Kita membuat garis parallel dengan inbound holding.

Setelah overhead holding fix, kita belok searah dengan outbound heading, timing 60 detik dan lalu belok kiri (untuk standard holding) atau kanan (untuk non-standard holding) menuju ke holding fix untuk memasuki holding tersebut.
Direct Entry
|